
Harga emas jatuh ke level terendah dalam lebih dari seminggu pada hari Selasa(18/11) karena memudarnya taruhan mengenai penurunan suku bunga Federal Reserve bulan depan yang menekan permintaan menjelang rilis data ekonomi AS yang tertunda minggu ini.
Emas spot turun 0,3% menjadi $4.033,29 per ons, pada pukul 09.09 GMT, setelah sebelumnya mencapai level terendah sejak 10 November. Emas berjangka AS untuk pengiriman Desember turun 1% menjadi $4.032,60 per ons.
"Pelaku pasar memperkirakan penurunan suku bunga AS akan terjadi menyusul komentar yang lebih agresif dari para pejabat Fed," kata analis UBS Giovanni Staunovo. "Saya memperkirakan harga emas akan segera mencapai titik terendah, karena saya masih melihat Fed akan memangkas suku bunga beberapa kali selama beberapa kuartal mendatang, dan diversifikasi bank sentral ke emas tetap kuat." Pasar telah memangkas taruhan mereka untuk penurunan suku bunga bulan depan menjadi sedikit di atas 46%, turun dari 67% minggu lalu, menurut alat CME FedWatch. FEDWATCH
Penutupan pemerintah AS terlama, yang berakhir minggu lalu, menyebabkan terhentinya data ekonomi resmi, membuat para pembuat kebijakan dan pedagang kebingungan menjelang pertemuan kebijakan Fed bulan depan.
Para pedagang berharap dimulainya kembali data resmi akan mendukung penurunan suku bunga pada bulan Desember, tetapi harapan tersebut memudar karena lebih banyak pejabat Fed minggu lalu mengisyaratkan kehati-hatian.
Wakil Ketua Fed Philip Jefferson mengatakan pada hari Senin bahwa bank sentral perlu "melanjutkan secara perlahan" dalam penurunan suku bunga lebih lanjut. Emas yang tidak memberikan imbal hasil cenderung berkinerja baik dalam lingkungan suku bunga rendah dan selama masa ketidakpastian ekonomi.
Sementara itu, pasar menunggu rilis data AS yang tertunda minggu ini, dengan risalah dari pertemuan terakhir Fed yang akan dirilis pada hari Rabu dan data penggajian non-pertanian bulan September pada hari Kamis. "Kami masih melihat latar belakang fundamental jangka panjang yang menguntungkan bagi emas. Perekonomian AS terus melemah, suku bunga AS diperkirakan akan turun, dan dolar AS diperkirakan akan melemah sebagai akibatnya," ujar analis Julius Baer, ‹‹Carsten Menke.
Di tempat lain, perak spot stabil di $50,2 per ons, platinum naik hampir 0,1% di $1.534,29, dan paladium stabil di $1.393,57.(alg)
Sumber: Reuters.com
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...
Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...
Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...